
SMKN 2 Tanjung Jabung Timur menggelar diseminasi Papan Interaktif Digital (PID) kepada dewan guru dengan narasumber Ariyanto, S.Kom., Gr., usai mengikuti pelatihan di Jakarta. Kepala sekolah, narasumber, dan guru Matematika sepakat bahwa PID mendukung program digitalisasi pendidikan sekaligus membantu taruna/i belajar lebih interaktif di kelas.
SMKN 2 Tanjung Jabung Timur mengadakan diseminasi pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) bagi seluruh dewan guru. Kegiatan ini dipandu oleh Ariyanto, S.Kom., Gr., yang sebelumnya mewakili sekolah dalam pelatihan nasional PID di Jakarta. Agenda tersebut menjadi langkah awal sekolah dalam menyiapkan proses pembelajaran yang lebih modern dan interaktif.
PID sendiri merupakan bagian dari program digitalisasi pendidikan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Perangkat ini menghadirkan layar sentuh kolaboratif yang berisi multimedia, buku digital, simulasi, hingga game edukasi. Melalui teknologi ini, pembelajaran diharapkan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami para taruna dan taruni, sejalan dengan Inpres No. 7/2025 tentang Percepatan Digitalisasi Pembelajaran.
“PID memberi peluang besar bagi guru untuk mengembangkan pola ajar yang lebih kreatif. Kami ingin seluruh guru siap memanfaatkan teknologi ini agar taruna dan taruni merasakan pengalaman belajar yang lebih hidup. Sekolah akan terus mendukung proses adaptasi ini,” ujarnya.
“Guru bisa mengakses video, animasi, hingga laboratorium virtual langsung dari papan. Materi yang biasanya abstrak bisa divisualisasikan dengan lebih jelas. Saya berharap setelah diseminasi ini, guru semakin percaya diri menggunakan PID dalam kegiatan belajar,” jelasnya.
“Beberapa konsep Matematika sering terasa sulit bagi taruna dan taruni. Dengan PID, saya bisa menampilkan grafik interaktif, simulasi, atau contoh visual lain yang membantu mereka memahami materi lebih cepat. Ini sangat mendukung suasana kelas yang lebih aktif,” katanya.
Dengan berlangsungnya diseminasi ini, SMKN 2 Tanjung Jabung Timur menegaskan komitmennya untuk terus bergerak menuju pembelajaran berbasis teknologi. Sekolah berharap perangkat PID dapat dimanfaatkan secara maksimal demi meningkatkan kualitas dan pengalaman belajar seluruh taruna dan taruni.